Tampilkan postingan dengan label Bata motif kombinasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bata motif kombinasi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 26 Agustus 2015
Bata Tempel Putih Natural
By Bata Motif08.19bata motif, Bata motif elegant, Bata motif kombinasi, Bata motif minimalis, bata motif warna, bata tempel, bata tempel bekasi, bata tempel Putih, Bata Tempel Putih Natural
2 komentar:
Kami menydiakan Bata Tempel Putih Natural
Bata Tempel Putih Les Bevel
Batu Bata Expose Putih
Spesifikasi sebagai berikut
Lebar 5 cm
Panjang 21 cm
Tebal 1,5 cm
Isi 65 Pcs
Untuk pemasangan bata bisa di lakukan sendir atau dengan jasa pasang dari kami dengan adanya penambahan biaya pemasangan INFO PEMESANAN 081281445308
Selasa, 11 Agustus 2015
Bata Tempel ALL TIPE HOMOGEN
By industri4.021.49bata motif, Bata motif elegant, Bata motif kombinasi, Bata motif minimalis, bata motif warna, bata tempel, bata tempel bekasi, bata tempel clasic, Bata tempel dasar, bata tempel depok
Tidak ada komentar:
ALL TIPE SEMUA PRODUK BATA MOTIF
Kami menydiakan Bata Tempel Homogen
Bermacam Jenis Warna Ada Juga Les Bevel
Spesifikasi sebagai berikut
Lebar 7 cm
Panjang 23 cm
Tebal 1,5 cm
Harga 145.000 / meter 2
Isi 65 Pcs
Sabtu, 20 Juni 2015
Batako sebagai pengganti dinding bata
By industri4.004.32Bata motif kombinasi, bata tempel, Bata Tempel Motif Maron Terakota, bata tempel murah, Batako sebagai pengganti dinding bata, jual bata tempel
Tidak ada komentar:
Bahan teknik adalah bahan-bahan yang digunakan pada struktur bangunan, bahan yang digunakan untuk bangunan terdiri dari bahan-bahan atap, dinding dan lantai, bahan-bahan ini banyak dijumpai pada berbagai kayu dan logam serta batu, bata, batako, dan beton.
Salah satu bahan bangunan dalam pembuatan dinding dan lantai adalah batako yang berupa bata cetak alternatif pengganti batu bata yang tersusun dari komposisi pasir, semen dan air.
Batako merupakan bahan bangunan yang berupa bata cetak alternatif pengganti batu bata dan difokuskan sebagai konstruksi-konstruksi dinding bangunan non struktural.
Bentuk dan pengertian dari batako/batu cetak itu sendiri terdiri dari :

Kemudian dicetak melalui proses pemadatan sehingga menjadi bentuk balok-balok dengan ukuran tertentu dan dimana proses pengerasannya tanpa melalui pembakaran serta dalam pemeliharaannya ditempatkan pada tempat yang lembab atau tidak terkena sinar matahari langsung atau hujan, tetapi dalam pembuatannya dicetak sedemikian rupa hingga memenuhi syarat dan dapat digunakan sebagai bahan untuk pasangan dinding, Berdasarkan SNI 03-0349-1989 tentang bata beton (batako), persyaratan nilai penyerapan air maksimum adalah 25%
Salah satu bahan bangunan dalam pembuatan dinding dan lantai adalah batako yang berupa bata cetak alternatif pengganti batu bata yang tersusun dari komposisi pasir, semen dan air.
Batako merupakan bahan bangunan yang berupa bata cetak alternatif pengganti batu bata dan difokuskan sebagai konstruksi-konstruksi dinding bangunan non struktural.
Bentuk dan pengertian dari batako/batu cetak itu sendiri terdiri dari :
- Batu cetak yang berlubang (hollow block), Batako berlubang memiliki sifat penghantar panas yang lebih baik dari batako padat dengan menggunakan bahan dan ketebalan yang sama. Batako berlubang memiliki beberapa keunggulan dari batu bata, beratnya hanya 1/3 dari batu bata dengan jumlah yang sama dan dapat disusun empat kali lebih cepat dan lebih kuat
untuk semua penggunaan yang biasanya menggunakan batu bata. Di samping itu keunggulan lain batako berlubang adalah kedap panas dan suara. - Batu cetak yang tidak berlubang (solid block)
- Serta mempunyai ukuran yang bervariasi.
- Supribadi menyatakan bahwa batako adalah “Semacam batu cetak yang terbuat dari campuran tras, kapur, dan air atau dapat dibuat dengan campuran semen, kapur, pasir dan ditambah air yang dalam keadaan pollen (lekat) dicetak menjadi balok-balok dengan ukuran tertentu”.
- Menurut Persyaratan Umum Bahan Bangunan di Indonesia (1982) pasal 6, “Batako adalah bata yang dibuat dengan mencetak dan memelihara dalam kondisi lembab”.
- Menurut SNI 03-0349-1989, “Conblock (concrete block) atau batu cetak beton adalah komponen bangunan yang dibuat dari campuran semen Portland atau pozolan, pasir, air dan atau tanpa bahan tambahan lainnya (additive), dicetak sedemikian rupa hingga memenuhi syarat dan dapat digunakan sebagai bahan untuk pasangan dinding”.
- Frick Heinz dan Koesmartadi berpendapat bahwa: ” Batu-batuan yang tidak dibakar, dikenal dengan nama batako (bata yang dibuat secara pemadatan dari trass, kapur, air)”.
Kemudian dicetak melalui proses pemadatan sehingga menjadi bentuk balok-balok dengan ukuran tertentu dan dimana proses pengerasannya tanpa melalui pembakaran serta dalam pemeliharaannya ditempatkan pada tempat yang lembab atau tidak terkena sinar matahari langsung atau hujan, tetapi dalam pembuatannya dicetak sedemikian rupa hingga memenuhi syarat dan dapat digunakan sebagai bahan untuk pasangan dinding, Berdasarkan SNI 03-0349-1989 tentang bata beton (batako), persyaratan nilai penyerapan air maksimum adalah 25%
begitu juga sama dengan bata tempel yang ada di indonesia
Batako merupakan batu cetak yang tidak dibakar, berdasarkan bahan bakunya
batako dibedakan menjadi 2, yaitu:
Adapun proses produksi batako dan paving block adalah sebagai berikut :
Batako merupakan batu cetak yang tidak dibakar, berdasarkan bahan bakunya
batako dibedakan menjadi 2, yaitu:
- Batako tras/putih, Batako putih terbuat dari campuran trass, batu kapur, dan air, sehingga sering juga disebut batu cetak kapur trass. Trass merupakan jenis tanah yang berasal dari lapukan batu-batu yang berasal dari gunung berapi, warnanya ada yang putih dan ada juga yang putih kecokelatan. Ukuran batako trass yang biasa beredar di pasaran memiliki panjang 20 cm–30 cm, tebal 8 cm–10 cm, dan tinggi 14 cm–18 cm.
- Batako semen, dibuat dari campuran semen dan pasir. Ukuran dan model lebih beragam dibandingkan dengan batako putih. Batako ini biasanya menggunakan dua lubang atau tiga lubang disisinya untuk diisi oleh adukan pengikat. Nama lain dari batako semen adalah batako pres, yang dibedakan menjadi dua bagian, yaitu pres mesin dan pres tangan. Secara kasat mata, perbedaan pres mesin dan tangan dapat dilihat pada kepadatan permukaan batakonya.Di pasaran ukuran batako semen yang biasa ditemui memiliki panjang 36 cm–40 cm, tinggi 18 cm–20 cm dan tebal 8 cm–10 cm
Adapun proses produksi batako dan paving block adalah sebagai berikut :
- Pasir diayak untuk mendapatkan pasir yang halus dengan menggunakan mesin/manual.
- Pasir tanpa diayak dan semen diaduk sampai rata dengan menggunakan mesin pengaduk/manual dan setelah rata ditambahkan air.
- Adonan pasir, semen dan air tersebut diaduk kembali sehingga didapat adukan yang rata dan siap dipakai.
- Adukan yang siap dipakai ditempatkan di mesin pencetak batako/paving block dengan menggunakan sekop dan di atasnya boleh ditambahkan pasir halus hasil ayakan (bergantung pada jenis produk batako/paving block yang akan dibuat).
- Dengan menggunakan lempengan besi khusus tersebut dipres/ditekan sampai padat dan rata mekanisme tekan pada mesin cetak.
- Batako/paving block mentah.yang sudah jadi tersebut kemudian dikeluarkan dari cetakan dengan cara menempatkan potongan papan di atas seluruh permukaan alat cetak.
- Berikutnya alat cetak dibalik dengan hati-hati Skala produksi dan keunggulan produk akhir sehingga batakolpaving block mentah tersebut keluar dari alat cetaknya.
- Proses berikutnya adalah mengeringkan batako/paving block mentah dengan cara diangin-anginkan atau di jemur di bawah terik matahari sehingga didapat batako/ paving block yang sudah jadi.
- pengujian ukuran dan tampak luar;
- pengujian daya serap, dan
- pengujian kuat tekan

Senin, 15 Juni 2015
perhitungan pemasangan bata tempel di dinding
By industri4.001.28Bata motif elegant, Bata motif kombinasi, Bata motif minimalis, bata motif warna, bata tempel, bata tempel clasic, Bata Tempel Motif Maron Terakota, bata tempel terkota, jual bata tempel
Tidak ada komentar:
Sekarang saya akan mengulas bagaimana menghitung kebutuhan material selain batu bata merah pada pekerjaan dinding yaitu semen dan pasir. Artikel ini saya pisah dengan artikel sebelumnya karena memang di sini akan berbeda kebutuhan materialnya sesuai dengan perbandingan campuran semen dan pasir. Tujuan dari artikel ini supaya anda bila akan membangun rumah bisa ikut andil dalam menentukan pembelian material bangunan. Seperti yang kita tahu semen dan pasir merupakan bahan pokok dalam membangun rumah. khusunya pada pekerjaan beton, dinding, lantai, pondasi, dsb.
pada kesempatan yang baik ini saya akan membahas khusus untuk menghitung volume atau kebutuhan semen dan pasir pada pekerjaan pasangan batu bata dengan tebal 1/2 bata. Ingat ini belum termasuk pekerjaan plesteran. Untuk pekerjaan plesteran bisa membaca artikel ini Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 3 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 14,37 kg. Pasir (PP) 0,04 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC = 14,37 x 30 = 431,1 kg = 431,1/40 = 11 sak semen
Volume PP = 0,04 x 30 = 1,2 m3 = 1 bak mobil pickup
Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 4 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 11,5 kg. Pasir (PP) 0,043 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC = 11,5 x 30 = 345 kg = 345/40 = 9 sak semen
Volume PP = 0,043 x 30 = 1,29 m3 = 1 bak mobil pickup
Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 5 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 9,68 kg. Pasir (PP) 0,045 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC = 9,68 x 30 = 290,4 kg = 290,4/40 = 8 sak semen
Volume PP = 0,045 x 30 = 1,35 m3 = 1 bak mobil pickup
Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 6 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 8,32 kg. Pasir (PP) 0,049 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat
untuk mengetahui tentang bata tempel silahkan kunjungi http://jualbatatempel.blogspot.com
pada kesempatan yang baik ini saya akan membahas khusus untuk menghitung volume atau kebutuhan semen dan pasir pada pekerjaan pasangan batu bata dengan tebal 1/2 bata. Ingat ini belum termasuk pekerjaan plesteran. Untuk pekerjaan plesteran bisa membaca artikel ini Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 3 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 14,37 kg. Pasir (PP) 0,04 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC = 14,37 x 30 = 431,1 kg = 431,1/40 = 11 sak semen
Volume PP = 0,04 x 30 = 1,2 m3 = 1 bak mobil pickup
Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 4 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 11,5 kg. Pasir (PP) 0,043 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC = 11,5 x 30 = 345 kg = 345/40 = 9 sak semen
Volume PP = 0,043 x 30 = 1,29 m3 = 1 bak mobil pickup
Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 5 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 9,68 kg. Pasir (PP) 0,045 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat dihitung dengan rumus.
Luas dinding = 10x3 = 30 m2
Volume PC = 9,68 x 30 = 290,4 kg = 290,4/40 = 8 sak semen
Volume PP = 0,045 x 30 = 1,35 m3 = 1 bak mobil pickup
Pasangan 1/2 Bata dengan Campuran 1 PC: 6 PP
Menggunakan batu bata dengan ukuran 5x11x22. Untuk mengerjakan dinding seluas 1 m2, sesuai dengan SNI 2008 maka membutuhkan material semen (PC) 8,32 kg. Pasir (PP) 0,049 m3. Apabila anda akan membangun dinding dengan panjang 10 m dan tinggi 3 m maka dapat
untuk mengetahui tentang bata tempel silahkan kunjungi http://jualbatatempel.blogspot.com
Senin, 01 Juni 2015
Bata motif minimalis
By industri4.000.13Bata motif kombinasi, Bata motif minimalis, bata motif warna, bata tempel, Bata Tempel Motif Maron Terakota, bata tempel terkota
Tidak ada komentar:
Harga
150.000/ m2
Spesifikasi
bata motif dengan 8 kombiasi warna ook buat exterior rumah anda , kami memberikan solusi untuk kejenuhan setia rumah yang hanya di hias dengan sesuatu yang itu itu saja .
untuk keterangan lebih lanjut bisa datang langsug ke pabrik pembuatan bata motif kami atau bisa hubungi
Alamat
kebun buah mekarsari no 8 Cilengsi kabupatemn bogor
081290000475























